Tiga Santri TPQHM dari Satu Keluarga

Tahun ini, ada Tiga Santri dari satu keluarga. Yaitu Kesya Kelas enam SD, Devan Usia lima tahun, dan Izzah usia tiga tahun. Satu keluarga ini semuanya ngaji di TPQHM sebab sebelumnya, kakaknya juga ngaji disini, dan sekarang sudah masuk usia remaja, sehingga kakaknya ini melanjutkan studinya di Pesantren. 

Kami bersyukur jika para santri TPQHM melanjutkan studinya di Pesantren, yang kami sedih adalah jika lanjut studi, dan hanya sekolah umum, dan akhirnya hari-hari nya hanya menggunakan pakaian terbuka tanpa menutup auratnya. 

Apakah ada santri TPQHM yang setelah berhenti pakai pakaian serba terbuka? ada. Tapi kami selalu mendoakan, semoga semua santri TPQHM menjadi santri yang shalih dan shalihah, dan menjadi orang yang bertaqwa. Amiin. 

Kembali ke status tiga santri ini, tiga santri ini, meski usianya masih muda, namun luar biasa, semuanya berangkat jam tiga sore, dan pulang ngaji setelah isya'. Tidak semua santri bisa seperti ini, tidak semua santri bisa krasan dan bahkan diluar sana, tidak sedikit, anak anak usia dini seperti mereka ini tidak mau ikut mengaji. 

Makanya bersyukurlah kita, yang mempunyai putra dan putri yang meski belum fasih membaca Al-Qur'an, minimal mau mengaji, itu sudah menjadi anugerah yang luar biasa untuk kedua orang tuanya.