Santri Baru itu Bernama Rafay

Beberapa hari yang lalu, setelah Maghrib, seorang ibu bersama putranya, datang ke TPQHM. Namanya Rafay. Rafay ini dari perumahan GWK, hanya saja, sudah kelas 1 SD tapi masih mulai ikut ngaji di TPQHM, ternyata ibunya menyampaikan, bahwa ia itu pemalu, sehingga temannya hanya 1. Saya juga baru sadar, karena sering ketemu saat jamaa'ah di masjid. Sepertinya biasa saja. Namun ternyata ia sangat pemalu sekali.

Saat datang bersama ibunya ini, Rafay sangat malu, badannya terlihat kaku sekali. Ternyata begitu ya rasanya kalau jadi anak pemalu, tersiksa sekali kayaknya. Esoknya alhamdulillah anaknya mau berangkat mengaji. Namun karena ia pemalu, saat istirahat, ia hanya duduk saja. Tidak mau jalan-jalan. Bahkan saya suruh temannya ngajak jalan-jalan pun ia gak mau. Ia memilih untuk tetap duduk di TPQHM. 

Saat akan pulang, sekitar 15 menit, biasanya saya selalu mengajak anak-anak untuk menyanyikan lagu islami atau memberikan nasehat, dan alhamdulillah saat tepuk anak shaleh dan lain-lain, ia sudah mulai ikut tepuk tangan dan menggerakkan tangannya, ini insyallah hal yang positif, insyallah jika istiqomah mengaji, ia akan terbiasa dan tidak akan malu lagi.

Semoga Santri baru yang bernama Rafay ini, diberikan kemudahan oleh Allah dalam belajar Al-Qur'an, dalam menghafal Al-Qur'an, dan orang tuanya diberikan kemudahan dalam mencari rezeki, diberikan rezeki yang barokah. Amiin.